Senin, 07 Mei 2018

Tips Mengatasi Miss V Yang Terlalu Kering

Vagina yang normal akan terasa lembap karena memiliki pelumas alami yang diproduksi oleh serviks atau leher rahim. Dengan adanya pelumas alami, vagina tidak terasa nyeri saat berhubungan seksual. Pelumas berupa cairan jernih tersebut juga bertugas melindungi vagina dari infeksi dan menjaga vagina agar bersih dengan cara mengalirkan darah menstruasi maupun sel-sel mati ke luar vagina.



Pada kondisi vagina kering, penderita dapat merasakan vagina terasa gatal atau seperti terbakar. Vagina yang kering mempunyai lapisan yang lebih tipis dan kering, kehilangan kelenturan atau elastisitas, serta menimbulkan iritasi akibat vagina kurang asam.

Pastinya Vagina kering dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan rasa nyeri saat berhubungan seksual. Selain itu, juga dapat menyebabkan kesulitan untuk berjalan atau berolahraga.

Pengobatan
Langsung saja, berikut adalah beberapa cara menangani vagina kering :
  • Terapi Hormon
Bagi wanita yang mengalami vagina kering terapi ini bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu oral atau transdermal. Metode transdermal biasanya menggunakan spray. Transdermal tidak memiliki dampak buruk, layaknya cara oral transdermal dapat adalah cara termudah yang bisa Anda lakukan dengan pasangan Anda.
  • Perbanyak Konsumsi Tempe
Tempe kaya akan kandungan isoflavon yang bekerja seperti hormon estrogen, tetapi lebih jinak. Mengonsumsi makanan yang kaya akan kedelai diduga dapat memperbaiki gejala vagina kering.
  • Pil Estrogen
Jangan keliru! Tablet atau Pil ini bukan untuk diminum, sekali lagi saya ingatkan bukan untuk diminum ! Cara menggunakannya yaitu dengan memasukkan tablet ke dalam vagina, 1 kali dalam sehari selama 2 minggu pertama (Atau lebih lengkapnya, dapat Anda lihat di box cara penggunaan) Setelah itu, Anda dapat menggunakannya dua minggu sekali hingga tidak lagi membutuhkannya.
  • Krim Estrogen
Gunakan aplikator untuk mengoleskan krim ke dalam vagina. Krim digunakan setiap hari selama 1-2 minggu, kemudian kurangi frekuensinya menjadi 1-3 kali seminggu atau sesuai kebutuhan..
  • Gunakan Pelumas
    Pelumas berbahan dasar air biasnya efektif untuk beberapa jam. Gunanya, selain untuk melembapkan vagina juga untuk memudahkan pembukaan vagina. Pelumas yang berbentuk krim biasanya dapat bertahan hingga seharian. Namun, perhatikan lagi dosis dan takaran sebelum Anda menggunakannya!
    • Menggunakan Pelembap Vagina
    Pelembap efektif untuk mengurangi kekeringan pada vagina selama beberapa hari dengan satu kali pemakaian. Tidak akan jerah saya untuk mengingatkan untuk segala sesuatu yang bilamana digunakan terlalu banyak dapat berdampak negatif, jadi perhatikan lagi dosis dan takaran sebelum Anda menggunakannya!
    • Cincin Estrogen
    Benda lembut berbentuk cincin ini akan dimasukkan ke dalam vagina. Nantinya cincin akan melepaskan hormon estrogen secara bertahap dan konstan ke jaringan vagina. Gantilah Cincin 4 minggu.
    Ulasan

    Jumlah pelumas alami yang dibutuhkan vagina dapat optimal selama kadar hormon estrogen cukup. Estrogen juga berfungsi menjaga lapisan vagina tetap elastis, tebal, dan sehat. Kenali penyebab Vagina yang kering, dapat dipicu oleh berbagai kondisi umum seperti berikut :
    • Kurang melakukan pemanasan atau foreplay sebelum melakukan hubungan intim. 
    • Memiliki masalah dalam hubungan dengan pasangan atau lingkungan sosial. 
    • Stres. 
    • Merasa cemas. 
    • Menggunakan produk kebersihan tertentu seperti sabun yang keras ataupun spray
    • Vagina terkena detergen. 
    • Vagina terkena bahan kimia seperti bahan kimia yang ada di pemandian air panas atau kolam renang. 
    • Baru melahirkan atau sedang menyusui.
    • Pernah menjalani operasi pengangkatan indung telur atau ovarium. 
    • Menjalani perawatan untuk kanker seperti kemoterapi atau radioterapi. 
    • Mengonsumsi antidepresan tertentu ataupun obat-obatan dekongestan.
    • Memiliki alergi. 
    • Menderita diabetes. 
    Semua jenis produk estrogen dapat memiliki efek samping seperti perdarahan pada vagina dan nyeri pada payudara. Di samping itu, cincin, krim, maupun tablet vagina tidak dianjurkan untuk wanita yang memiliki riwayat kanker endometrium, pernah mengalami perdarahan vagina, menderita kanker payudara, wanita hamil maupun ibu menyusui.

    Untuk menjaga vagina lebih lembap, cobalah gunakan pelembap vagina maupun pelumas berbahan dasar air. Dengan begitu, Anda juga bisa melakukan hubungan seksual dengan lebih relaks. Anda juga dianjurkan untuk menghindari penggunaan busa mandi, sabun beraroma, serta losion di sekitar area sensitif vagina. Produk-produk ini bisa memperburuk kondisi vagina kering.

    Wow Ternyata Yoga Bisa Mengatasi Nyeri Rematik


    Anda bisa jadi berpikiran bahwa membungkukkan badan, meregangkan anggota-anggota tubuh, memelintir kaki, atau gerakan yoga lainnya mustahil dilakukan orang dengan rematik. Latihan yoga mungkin kedengarannya sulit bagi seseorang yang memiliki rematik atau rheumatoid arthritis (RA). Namun, di balik kesulitan dan kekhawatiran Anda, sebenarnya manfaat yoga untuk rematik ada berbagai macam.

    Manfaat Yoga Untuk Rematik ?Penelitian dalam jurnal medis telah melaporkan bahwa yoga dapat membantu orang yang memiliki rematik dengan meningkatkan keseimbangan tubuh, mengurangi nyeri sendi, dan mengurangi perasaan cemas atau depresi.

    Penelitian lain melaporkan bahwa 26 pasien rematik yang mengikuti program yoga selama 8-10 minggu dapat mengurangi gejala rematik yang dimiliki, dan beberapa bahkan berhenti menggunakan obat rematik yang diresepkan dokter.

    Penelitian tersebut mendukung manfaat lainnya dari yoga untuk rematik. Yoga dapat meringankan rasa sakit, kegelisahan, depresi, dan kelelahan. Yoga juga dapat menurunkan risiko kena rematik, baik pada pria dan wanita.

    Selain itu, yoga membantu meningkatkan rentang gerak sendi dan keseimbangan, energi, kualitas tidur, suasana hati, dan kepercayaan diri pasien rematik.

    Ada juga sebuah studi yang menunjukkan bahwa 16 wanita dengan rematik yang mengikuti kelas yoga sebanyak 3 kali dalam seminggu selama 10 minggu mengalami peningkatan keseimbangan dan mengurangi rasa sakit serta depresi.

    Meskipun awalnya orang dengan rematik mungkin kesulitan menguasai gerakan-gerakan yoga, Anda jadi bisa menjaga kelenturan sendi Anda. Ya, yoga sangat bermanfaat sebagai pengobatan rematik. Gerakan yoga dapat membantu tubuh dengan meningkatkan kekuatan otot dan kelenturan tubuh.

    Sementara, bagian meditasi dari latihan yoga dapat mengelola pikiran menjadi lebih tenang dan memungkinkan Anda untuk tidur lebih nyenyak dan merasa lebih bersemangat. Orang dengan rematik juga melaporkan berkurangnya rasa sakit setelah rutin mencoba yoga.

    Cara aman melakukan yogaJika Anda ingin melakukan latihan yoga untuk mendukung pengobatan rematik, berikut untuk memastikan bahwa latihan yang Anda lakukan memberikan manfaat, bukannya malah menimbulkan cedera. 

    Sebelum mulai latihan yoga, konsultasikan dulu dengan dokter Anda. Tanyakan pada dokter tentang batasan tertentu yang harus Anda hindari. Ini karena kondisi rematik setiap orang berbeda-beda.
    Pilih kelas yoga yang sesuai. Pilih kelas yoga pemula supaya Anda jadi tahu seperti apa batas kekuatan serta kelenturan fisik Anda. Sekarang ini sudah banyak pusat kebugaran dan studio yoga yang menawarkan kelas yoga khusus untuk orang yang memiliki radang sendi. Labih baik Anda ikut kelas ini. 

    Pastikan instruktur yoga Anda bersertifikat. Perhatikan munculnya rasa sakit apa pun. Jika ada jenis gerakan yang menimbulkan rasa sakit saat atau setelah melakukan yoga, beri tahu instruktur Anda. Bisa jadi pose tersebut tidak baik untuk Anda, dan Anda perlu mengubah atau memodifikasi pose yang bikin sakit.
    Berlatih yoga sesuai dengan kemampuan tubuh Anda. Setiap orang kapasitasnya beda-beda, jadi jangan terlalu membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Dengarkan tubuh Anda sendiri dan segera periksa ke dokter kalau Anda mencurigai adanya keluhan tertentu setelah yoga